Gigacover builds Financial Safety Safety Nets for Gig Workers

We build bite-sized financial products and deliver them to the under banked and under served

Who are we

Gigacover was founded in 2017 to bring flexible benefits to the emerging workforce in Southeast Asia. It started in Singapore and launched the region’s first income protection product to meet the needs of the gig economy.

Gigacover uses its full-stack technology to co-create insurance, healthcare and benefits products, and provides distribution, administration and fraud detection services for its supply-side partners. Gigacover has a presence in Singapore, Indonesia and the Philippines.

Our Vision

To deliver flexible and affordable insurance, healthcare, and financial services to the Independents and rising middle-income workers through technology.

Our Mission

To create economic security and provide inclusive coverage and protection towards the gig economy and rising middle-income workers in Southeast Asia.

Regional Impact
0
Policies Issued
0
Claims Processed
0
Number of Users
Notable Investors

Notable Achievements & News

Gigacover Indonesia Menutup Tahun 2021, Dengan Resmi Terdaftar Sebagai Anggota AFTECH

Gigacover Indonesia Menutup Tahun 2021, Dengan Resmi Terdaftar Sebagai Anggota AFTECH

Jakarta, 1 Desember 2021 – Gigacover Indonesia, Penyedia layanan kestabilan keuangan untuk para gig workers, pekerja part-time, pekerja lepas & influencer di Indonesia. Gigacover Indonesia secara resmi telah terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor terdaftar 558/REG/AFT/SU pada 17 November 2021.

CEO Gigacover, Amerson Lin menjelaskan dengan mengantongi tanda terdaftar sebagai anggota AFTECH merupakan salah satu langkah Gigacover untuk tunduk dan mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia, “Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Indonesia untuk memenuhi salah satu persyaratan agar Gigacover dapat beroperasi dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada pekerja di Indonesia, Ini juga menjadi salah satu pencapaian yang membahagiakan dalam menutup perjalanan Gigacover Indonesia di 2021”.

Selain secara resmi menjadi anggota AFTECH, Gigacover Indonesia juga telah berhasil membukukan peningkatan pertumbuhan bisnis yang signifikan di tahun 2021,

“Pencapaian positif ini menghantarkan Gigacover untuk berhasil membukukan pertumbuhan bisnis yang baik selama 2021 dengan mencatat jumlah transaksi sebanyak 1528% atau 15x lebih besar dibandingkan tahun 2020. Kami bersyukur karena Gigacover dapat bertumbuh dan membuktikan diri untuk menjadi salah satu perusahaan fintech yang berhasil melalui hambatan dalam memberikan solusi keuangan bagi para pekerja di seluruh Indonesia, kedepannya kami dapat terus berkarya untuk menciptakan ekosistem keuangan yang fleksibel dan adil terus melayani seluruh pekerja Indonesia masih unbanked dan uninsured agar dapat merasakan kesehatan finansial” ucap Cobysot Avego Putro Country Head Gigacover Indonesia.

Hal ini diamini oleh Amerson “PR kami sebagai platform yang menawarkan solusi kestabilan keuangan bagi pekerja masih banyak, Gigacover akan terus menunjukkan komitmen yang konsisten dalam memberikan benefit yang maksimal untuk menjaga kebahagiaan dan senyuman para pekerja dengan memberikan fitur-fitur yang sangat mereka butuhkan seperti akses pendapatan kapan saja (advance), perlindungan pendapatan, fasilitas pembelian pulsa, kuota internet, token listrik & akses edukasi untuk meningkatkan soft skill mereka, karena kami tahu apa yang benar-benar mereka butuhkan”.

Dengan pasar utama meliputi Indonesia, Singapura & Filipina, saat ini Gigacover menjadi salah satu pemimpin pasar regional, di mana Gigacover telah bekerja dengan lebih dari 50% platform dan marketplace yang terkait dengan pekerja & freelancer. “Kami menargetkan Gigacover Indonesia tumbuh seratus kali lipat di tahun 2022 & bekerjasama dengan lebih banyak platform pekerja lepas maupun penyedia layanan finansial lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya Gigacover untuk terus mengembangkan fitur, produk dan layanan yang lebih solid melalui sistem teknologi yang aman agar dapat terus memberikan yang terbaik bagi seluruh pengguna dan dapat tumbuh & berkembang bersama”. tutup Amerson

Dalam menyambut hari belanja online 12.12 &, Gigacover memberikan potongan harga besar-besaran untuk seluruh transaksi pada aplikasi Gigacover Indonesia di acara 12.12 GIGAMURAHNYA yang diselenggarakan 8 – 30 Desember 2021.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi.

Merdias A

Marketing Communication Manager

Email: [email protected]

Image Assets :

https://drive.google.com/drive/folders/1WCbB_l40yHUG8TTZ-B-stn22uJAxWI

Lifepal Ajak Pelaku Usaha Miliki Proteksi dan Ikuti Tips & Trik Percepat Bisnis di Era Digital

Pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir membuat kita sebagai pelaku usaha harus meningkatkan proteksi, dalam hal ini asuransi, yaitu produk finansial yang ditujukan untuk memitigasi atas segala risiko.

Selain itu, di era digital yang telah memperkenalkan wirausahawan dengan sejumlah teknik pemasaran baru untuk menjangkau pelanggan, pelaku usaha juga harus bisa memaksimalkan digital marketing untuk mempercepat bisnis.

Dengan cara mengoptimalkan Search Engine Optimization (SEO), media sosial, kampanye email, dan PPC mewakili sumber lalu lintas dan pelanggan yang signifikan untuk brand, untuk membantu para pelaku usaha mempercepat bisnisnya dengan digital marketing dan memiliki proteksi, Lifepal mengajak 8 UKM serta UMKM binaan berkolaborasi dalam kegiatan webinar “Protection Planning for Business Owner – Tips & Trick to Accelerate Your Business in Digital Era”.

Di webinar yang dihadiri delapan UKM yang terdiri dari Paper.id, Luarsekolah, Gigacover, Bukit Vista, Akudigitals, Telobag, Pinjam Modal, dan Sustaination, Lifepal memberikan tips dan trik untuk para pelaku usaha mempercepat bisnis di era digital. Dalam webinar kali ini, Lifepal juga memberikan knowledge kepada para pelaku usaha dalam memahami proteksi, dalam hal ini asuransi terbaik untuk dirinya agar dapat menjalani usaha dengan baik di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

Head of SEO Lifepal.co.id, Dudung Rahmanto dan Perencana Keuangan Lifepal, Aulia Akbar, CFP®, AEPP® menyampaikan materi webinar kali ini. “Bisnis mempercepat Anda merdeka finansial. Tapi, apakah keuangan Anda sudah sehat?” buka Aulia Akbar saat pemaparan webinarnya, 13 Agustus 2021 lalu. Lantas, apa saja sih hal-hal yang patut diketahui seputar perencanaan asuransi bagi pemilik usaha? Mari ketahui lengkapnya di sini!

Biaya kesehatan naik terus

Data dari Global Medical Trends Survey Reports yang dipublikasikan Willis Tower Watson mengumumkan bahwa proyeksi kenaikan tren biaya medis di Indonesia akan meningkat 12% (gross) di tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa jaminan kesehatan, maka Anda akan membayar biaya yang sangat mahal untuk setiap pengobatan dan perawatan medis. Bila saat ini Anda mendapat asuransi kesehatan dari kantor untuk diri sendiri dan anggota keluarga, maka fasilitas itu tidak akan Anda peroleh lagi jika menjadi wirausahawan atau pengusaha.

Padahal, asuransi dapat menghindari hilangnya atau terkurasnya tabungan Anda karena sejumlah risiko atau musibah yang muncul menimpa diri Anda. Dengan begitu, sebagai pengusaha tentu saja Anda harus melindungi diri dengan mandiri lewat membeli asuransi kesehatan.

Pertimbangkan asuransi rawat inap

Bila Anda sama sekali belum memiliki asuransi dan memiliki bujet terbatas untuk membayar jaminan kesehatan, pertimbangkanlah untuk membeli asuransi rawat inap terlebih dahulu. Sementara itu, bila Anda harus menjalani proses rawat jalan, manfaatkan BPJS Kesehatan. Mengapa memprioritaskan asuransi rawat inap? Sebab, ada banyak komponen biaya yang muncul ketika seseorang harus menjalani proses rawat inap di rumah sakit. Mulai dari biaya akomodasi (kamar), biaya dokter, obat-obatan, laboratorium, dan biaya lain terkait rumah sakit. Pilihlah asuransi rawat inap sesuai bujet dan kebutuhan Anda.

Untuk Anda pencari nafkah, pertimbangkan miliki asuransi jiwa

Jika Anda pencari nafkah, maka wajib melindungi keluarga dengan memiliki asuransi jiwa, Ketahui pula bahwa semakin tua usia Anda saat membeli asuransi, makin mahal pula premi yang harus Anda bayarkan. Asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial saat pencari nafkah mendapatkan musibah yang tidak diduga. Pertanyaannya kini, “Berapa uang pertanggungan yang seharusnya kita miliki?”

Dengan mengetahui rata-rata pengeluaran per bulan, Anda bisa dengan mudah menentukan uang pertanggungan yang harus dimiliki. Rumus perhitungan uang pertanggungan, yaitu:

UP = Pengeluaran bulanan x 12 (disetahunkan) Bunga/kupon investasi rendah risiko

Itulah beberapa hal yang harus diketahui seputar perencanaan asuransi bagi pelaku usaha. Di mana tanpa asuransi, akan membuat beban keluarga dan keuangan jadi besar ketika risiko datang.

Selain itu, untuk mempercepat bisnis di era digital, Dudung Rahmanto mengungkapkan beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Namun, sebelumnya dia mengutarakan terlebih dahulu SEO atau upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian.

“Marketing sama dengan SEO, mitos atau fakta? Mitos, karena setiap create konten harus diaudit dulu SEO-nya. Semua harus berhubungan dengan demand marketnya,” kata Dudung.

Mengapa harus SEO?

Ada 3 alasan yang mendasari mengapa di era digitalisasi seperti saat ini para pelaku usaha harus memaksimalkan pemakaian SEO.

  1. SEO itu murah, almost free Langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan pembuatan konten terlebih dahulu.
  2. Growth stabil, cenderung naik mengikuti market demand Potensi untuk trafik tinggi dengan SEO wajib dilakukan oleh semua industri.
  3. Long term investment

 Cukup 1 kali investment, cukup produksi artikel sebanyak-banyaknya dalam 1 bulan, kita tunggu hasilnya. Bisa jadi nanti ekspotensialnya naik. Hanya saja, kita wajib mengerti SEO harus dapat terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Langkah melakukan SEO

Sebelum mengetahui tips dan trik memaksimalkan SEO untuk percepat bisnis Anda, ada beberapa langkah yang harus dilakukan saat memakai SEO, di antaranya:

  • Temukan masalah publik terkait produk Anda
  • Selesaikan dengan konten Anda
  • Gunakan optimasi SEO

5 Persiapan SEO roadmap

Adapun 5 persiapan SEO untuk mempercepat bisnis Anda terdiri dari beberapa langkah berikut:

  1. Menentukan keyword, Tentukan keyword potensial yang bisa dinaikkan. Keyword apa yang paling cocok dengan company kita.
  2. Setelah riset keyword, baru produksi konten (menulis artikel) di blog atau platform
  3. Optimasi (offpage dan onpage). Produksi konten informational/transaksional dilakukan setiap hari. Membuat konten yang banyak, maka akan semakin menaikkan trafik.
  4. Index harus tepat, karena itu kita Monitor performance/hasil berapa, drop/flat/gak berubah berapa. Baru lakukan content optimization.
  5. Rank (berdasarkan page 1, dan di atas page 1).

Tentukan prioritas keyword

Sesuai tujuan utama perusahaan:

  1. Traffic : Pengunjung organic dari search engine
    • Seasonal keywords (musiman) kupon tiket pesawat Agustus, promo Mitsubishi Motors saat PPnBM, dan
    • Evergreen Keywords (selalu ada demand, konsisten) mobil bekas, harga Xpander baru, dan lainnya.
  1. Leads : Tawarkan sesuatu yang gratis/terbaru terkait produk Anda
    • Pasang iklan mobil gratis tanpa daftar
  1. Transaction / Revenue : Qualified transaction keywords; (promo, murah, terbaik, dan lainnya)
    • Promo Xpander, promo Pajero, dan sebagainya.

Berapa lama hasil yang didapat dari SEO?

Untuk hasilnya berkisar antara 1 bulan – 12 bulan tergantung jenis-jenisnya, low, moderate atau high. ETA untuk peringkat kata kunci berdasarkan:

  1. Volume Pencarian Organik
  2. Angka Hasil Pencarian Google (tanpa operator dan dengan all in title).

Apa saja artikel yang bisa menaikkan grow organic visit?

  1. Ada search volume-nya (>100)
  2. Berhubungan dengan vertikal/produk yang dijual
  3. SEO Friendly/page post.

Bagaimana menilai konten kita valuable?

  1. Bounce rate >90%
  2. Avg Session Duration >1min

 

Lifepal Ajak Pelaku Usaha Miliki Proteksi dan Ikuti Tips & Trik Percepat Bisnis di Era Digital
Pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir membuat kita sebagai pelaku usaha harus meningkatkan proteksi, dalam hal ini asuransi, yaitu produk finansial yang ditujukan untuk memitigasi atas segala risiko. Selain itu, di era digital yang telah memperkenalkan wirausahawan dengan sejumlah teknik pemasaran baru untuk menjangkau pelanggan, pelaku usaha juga harus bisa memaksimalkan digital marketing untuk mempercepat bisnis. Dengan cara mengoptimalkan Search Engine Optimization (SEO), media sosial, kampanye email, dan PPC mewakili sumber lalu lintas dan pelanggan yang signifikan untuk brand, untuk membantu para pelaku usaha mempercepat bisnisnya dengan digital marketing dan memiliki proteksi, Lifepal mengajak 8 UKM serta UMKM binaan berkolaborasi dalam kegiatan webinar “Protection Planning for Business Owner – Tips & Trick to Accelerate Your Business in Digital Era”. Di webinar yang dihadiri delapan UKM yang terdiri dari Paper.id, Luarsekolah, Gigacover, Bukit Vista, Akudigitals, Telobag, Pinjam Modal, dan Sustaination, Lifepal memberikan tips dan trik untuk para pelaku usaha mempercepat bisnis di era digital. Dalam webinar kali ini, Lifepal juga memberikan knowledge kepada para pelaku usaha dalam memahami proteksi, dalam hal ini asuransi terbaik untuk dirinya agar dapat menjalani usaha dengan baik di tengah ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Head of SEO Lifepal.co.id, Dudung Rahmanto dan Perencana Keuangan Lifepal, Aulia Akbar, CFP®, AEPP® menyampaikan materi webinar kali ini. “Bisnis mempercepat Anda merdeka finansial. Tapi, apakah keuangan Anda sudah sehat?” buka Aulia Akbar saat pemaparan webinarnya, 13 Agustus 2021 lalu. Lantas, apa saja sih hal-hal yang patut diketahui seputar perencanaan asuransi bagi pemilik usaha? Mari ketahui lengkapnya di sini!

Biaya kesehatan naik terus

Data dari Global Medical Trends Survey Reports yang dipublikasikan Willis Tower Watson mengumumkan bahwa proyeksi kenaikan tren biaya medis di Indonesia akan meningkat 12% (gross) di tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa jaminan kesehatan, maka Anda akan membayar biaya yang sangat mahal untuk setiap pengobatan dan perawatan medis. Bila saat ini Anda mendapat asuransi kesehatan dari kantor untuk diri sendiri dan anggota keluarga, maka fasilitas itu tidak akan Anda peroleh lagi jika menjadi wirausahawan atau pengusaha. Padahal, asuransi dapat menghindari hilangnya atau terkurasnya tabungan Anda karena sejumlah risiko atau musibah yang muncul menimpa diri Anda. Dengan begitu, sebagai pengusaha tentu saja Anda harus melindungi diri dengan mandiri lewat membeli asuransi kesehatan.

Pertimbangkan asuransi rawat inap

Bila Anda sama sekali belum memiliki asuransi dan memiliki bujet terbatas untuk membayar jaminan kesehatan, pertimbangkanlah untuk membeli asuransi rawat inap terlebih dahulu. Sementara itu, bila Anda harus menjalani proses rawat jalan, manfaatkan BPJS Kesehatan. Mengapa memprioritaskan asuransi rawat inap? Sebab, ada banyak komponen biaya yang muncul ketika seseorang harus menjalani proses rawat inap di rumah sakit. Mulai dari biaya akomodasi (kamar), biaya dokter, obat-obatan, laboratorium, dan biaya lain terkait rumah sakit. Pilihlah asuransi rawat inap sesuai bujet dan kebutuhan Anda.

Untuk Anda pencari nafkah, pertimbangkan miliki asuransi jiwa

Jika Anda pencari nafkah, maka wajib melindungi keluarga dengan memiliki asuransi jiwa, Ketahui pula bahwa semakin tua usia Anda saat membeli asuransi, makin mahal pula premi yang harus Anda bayarkan. Asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial saat pencari nafkah mendapatkan musibah yang tidak diduga. Pertanyaannya kini, “Berapa uang pertanggungan yang seharusnya kita miliki?” Dengan mengetahui rata-rata pengeluaran per bulan, Anda bisa dengan mudah menentukan uang pertanggungan yang harus dimiliki. Rumus perhitungan uang pertanggungan, yaitu: UP = Pengeluaran bulanan x 12 (disetahunkan) Bunga/kupon investasi rendah risiko Itulah beberapa hal yang harus diketahui seputar perencanaan asuransi bagi pelaku usaha. Di mana tanpa asuransi, akan membuat beban keluarga dan keuangan jadi besar ketika risiko datang. Selain itu, untuk mempercepat bisnis di era digital, Dudung Rahmanto mengungkapkan beberapa langkah yang bisa dilakukan. Namun, sebelumnya dia mengutarakan terlebih dahulu SEO atau upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian.
“Marketing sama dengan SEO, mitos atau fakta? Mitos, karena setiap create konten harus diaudit dulu SEO-nya. Semua harus berhubungan dengan demand marketnya,” kata Dudung.

Mengapa harus SEO?

Ada 3 alasan yang mendasari mengapa di era digitalisasi seperti saat ini para pelaku usaha harus memaksimalkan pemakaian SEO.
  1. SEO itu murah, almost free Langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan pembuatan konten terlebih dahulu.
  2. Growth stabil, cenderung naik mengikuti market demand Potensi untuk trafik tinggi dengan SEO wajib dilakukan oleh semua industri.
  3. Long term investment
Cukup 1 kali investment, cukup produksi artikel sebanyak-banyaknya dalam 1 bulan, kita tunggu hasilnya. Bisa jadi nanti ekspotensialnya naik. Hanya saja, kita wajib mengerti SEO harus dapat terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Langkah melakukan SEO

Sebelum mengetahui tips dan trik memaksimalkan SEO untuk percepat bisnis Anda, ada beberapa langkah yang harus dilakukan saat memakai SEO, di antaranya:
  • Temukan masalah publik terkait produk Anda
  • Selesaikan dengan konten Anda
  • Gunakan optimasi SEO

5 Persiapan SEO roadmap

Adapun 5 persiapan SEO untuk mempercepat bisnis Anda terdiri dari beberapa langkah berikut:
  1. Menentukan keyword, Tentukan keyword potensial yang bisa dinaikkan. Keyword apa yang paling cocok dengan company kita.
  2. Setelah riset keyword, baru produksi konten (menulis artikel) di blog atau platform
  3. Optimasi (offpage dan onpage). Produksi konten informational/transaksional dilakukan setiap hari. Membuat konten yang banyak, maka akan semakin menaikkan trafik.
  4. Index harus tepat, karena itu kita Monitor performance/hasil berapa, drop/flat/gak berubah berapa. Baru lakukan content optimization.
  5. Rank (berdasarkan page 1, dan di atas page 1).

Tentukan prioritas keyword

Sesuai tujuan utama perusahaan:
  1. Traffic : Pengunjung organic dari search engine
    • Seasonal keywords (musiman) kupon tiket pesawat Agustus, promo Mitsubishi Motors saat PPnBM, dan
    • Evergreen Keywords (selalu ada demand, konsisten) mobil bekas, harga Xpander baru, dan lainnya.
  2. Leads : Tawarkan sesuatu yang gratis/terbaru terkait produk Anda
    • Pasang iklan mobil gratis tanpa daftar
  3. Transaction / Revenue : Qualified transaction keywords; (promo, murah, terbaik, dan lainnya)
    • Promo Xpander, promo Pajero, dan sebagainya.

Berapa lama hasil yang didapat dari SEO?

Untuk hasilnya berkisar antara 1 bulan – 12 bulan tergantung jenis-jenisnya, low, moderate atau high. ETA untuk peringkat kata kunci berdasarkan:
  1. Volume Pencarian Organik
  2. Angka Hasil Pencarian Google (tanpa operator dan dengan all in title).

Apa saja artikel yang bisa menaikkan grow organic visit?

  1. Ada search volume-nya (>100)
  2. Berhubungan dengan vertikal/produk yang dijual
  3. SEO Friendly/page post.

Bagaimana menilai konten kita valuable?

  1. Bounce rate >90%
  2. Avg Session Duration >1min

Tools yang wajib digunakan oleh content creator

Beberapa tools berikut ini wajib digunakan oleh content creator, yaitu Google Console, Ahrefs, atau Google Trend buat tahu keyword-keyword potensial kita.

Kepo organic traffic web lain

Langkah yang tidak kalah penting adalah kepo pada keywords yang digunakan kompetitor. Berikut ini adalah langkah-langkah mengetahui keywords apa saja yang digunakan kompetitor:
  1. Konten: Menghasilkan konten yang berkualitas dan kuantitas; mencakup semua permintaan organik.
  2. Optimasi: Tingkatkan posisi kata kunci DROP setiap hari.
  3. Audit Situs Web: Perbaiki masalah halaman terkait desktop atau seluler.
  4. Sejajarkan Tren Pasar: Temukan dan periksa kata kunci yang sedang tren terkait niche Anda.
Selain itu, langkah lainnya yang tak kalah penting adalah meriset keywords yang viral dari Google Trend, melakukan riset keywords yang viral dari media, serta meriset keywords yang viral dari Google news. Itulah tips dan trik mengoptimalkan digital marketing untuk mempercepat bisnis bagi pelaku usaha dan memiliki proteksi di tengah ketidakpastiaan seperti saat ini. Semoga bermanfaat!

Tentang Gigacover

Gigacover didirikan pada tahun 2017 untuk menghadirkan keadilan dan stabilitas bagi pekerja independen. Ini termasuk gig-workers, pekerja lepas dan wiraswasta, banyak di antaranya tidak memiliki akses layanan keuangan yang tepat. Perusahaan ini didirikan di Singapura dan meluncurkan asuransi perlindungan pendapatan pertama di kawasan tersebut untuk memenuhi kebutuhan gig-economy. Sejak saat itu, Gigacover terus melayani pengasuh, tutor, agen real estate dan pengantar barang. Rangkaian produk Gigacover juga telah diperluas untuk mencakup akses pendapatan lebih cepat dan akun penggajian. Melalui teknologi dan data, Gigacover mengotomatiskan distribusi, administrasi, dan menghasilkan wawasan untuk manajemen risiko guna memberikan manfaat yang fleksibel, terjangkau, dan portabel bagi penggunanya. Pada tahun 2021, Gigacover hadir di Singapura, Indonesia, dan Filipina.   Sumber artikel Artikel ini ditulis oleh Aulia Akbar, CFP®, AEPP®, Financial Educator Lifepal dan Head of SEO Lifepal.co.id, Dudung Rahmanto sebagai bagian dari kolaborasi dengan Lifepal.co.id.
Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus your own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus your own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus your own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Menu